
Sepakbola - Liga IndonesiaGol Menit 90+14! Semen Padang Selamat dari Kekalahan Dramatis
📅 18 Oktober 2026 · Arena27
Bekasi, Arena27 - Semen Padang FC berhasil menghindari kekalahan setelah bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan dalam lanjutan pekan keenam Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026).
Kabau Sirah sempat berada di ambang kekalahan setelah penyerang PSMS, Javier Siverio, mencetak gol pada menit ke-90+5. Namun, Risman Ariyanto Maring tampil sebagai penyelamat setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+14.
Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam duel bertajuk Derby Sumatera yang berlangsung menegangkan hingga penghujung pertandingan.
PSMS Unggul pada Menit Akhir
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama berusaha mengambil kendali permainan, tetapi belum mampu memecah kebuntuan sepanjang babak pertama.
Semen Padang yang kini ditangani Stefano Cugurra atau Teco berusaha membangun serangan untuk mendapatkan keunggulan. Sementara itu, PSMS Medan juga memberikan perlawanan dan berupaya mencari celah di pertahanan tuan rumah.
Pada babak pertama, Semen Padang sempat mencetak gol, tetapi dianulir. PSMS pun belum berhasil memaksimalkan peluang yang didapatkan sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Semen Padang berusaha meningkatkan intensitas serangan. Teco melakukan penyesuaian untuk membuat permainan timnya lebih agresif.
Namun, ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, PSMS justru berhasil memecah kebuntuan.
Javier Siverio mencetak gol pada menit ke-90+5 dan membawa Ayam Kinantan unggul 1-0. Gol tersebut membuat PSMS berada di ambang kemenangan dan berpeluang membawa pulang tiga poin dari Bekasi.
Ari Maring Jadi Penyelamat Kabau Sirah
Semen Padang tidak menyerah meskipun waktu pertandingan hampir habis. Para pemain terus berusaha menekan pertahanan PSMS demi menyelamatkan hasil pertandingan.
Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+14. Risman Ariyanto Maring mencetak gol penyama kedudukan yang mengubah skor menjadi 1-1.
Gol dramatis itu menggagalkan kemenangan PSMS yang sudah berada di depan mata. Semen Padang pun terhindar dari kekalahan ketiga secara beruntun.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Teco Akui Semen Padang Tampil Kurang Baik pada Babak Pertama
Pelatih Semen Padang, Stefano Cugurra, mengakui timnya tidak tampil maksimal pada babak pertama. Menurutnya, PSMS mampu menunjukkan permainan yang lebih baik sebelum jeda.
Namun, Teco melihat peningkatan performa Kabau Sirah setelah turun minum. Ia menilai para pemain mampu memperbaiki permainan dan terus berjuang hingga berhasil mencetak gol penyeimbang.
"Di babak pertama kita main kurang bagus, lawan main lebih bagus dari kita. Kita sempat cetak gol tapi dianulir. Di babak kedua, kita main jauh lebih bagus," ujar Teco dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Meski berhasil mendapatkan satu poin, hasil tersebut belum sepenuhnya memenuhi target Semen Padang yang membidik kemenangan.
Penyerang Semen Padang, Mierza Firjatullah, juga mengungkapkan kekecewaannya karena tim belum mampu mengamankan tiga poin. Meski demikian, ia mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya yang terus berusaha hingga menit terakhir.
Eko Purdjianto Kecewa PSMS Kehilangan Kemenangan
Di kubu PSMS Medan, pelatih Eko Purdjianto tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan.
PSMS sempat berada dalam posisi ideal untuk memenangkan pertandingan setelah Javier Siverio mencetak gol pada masa tambahan waktu. Namun, kelengahan pada penghujung laga membuat kemenangan tersebut sirna.
Eko menilai konsentrasi pemain hingga peluit akhir menjadi hal penting yang harus segera diperbaiki.
"Kita sempat unggul, pada menit akhir kita kebobolan. Sangat disayangkan, tapi inilah sepak bola," kata Eko.
Ia berharap para pemain dapat mengambil pelajaran dari hasil tersebut dan menjaga fokus sepanjang pertandingan, terutama ketika sudah unggul pada menit-menit akhir.
Semen Padang dan PSMS Berbagi Poin
Tambahan satu poin membuat Semen Padang mengoleksi tujuh poin, sedangkan PSMS Medan mengumpulkan 11 poin berdasarkan hasil pertandingan tersebut. Posisi akhir kedua tim tetap bergantung pada hasil pertandingan lain di Grup A.
Bagi Semen Padang, gol Ari Maring menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri setelah dua kekalahan beruntun sebelumnya. Namun, Teco masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan konsistensi permainan sejak awal laga.
Sementara itu, PSMS harus mengevaluasi konsentrasi pertahanan agar kejadian serupa tidak terulang. Kehilangan kemenangan setelah unggul pada masa tambahan waktu menjadi catatan penting bagi tim asuhan Eko Purdjianto.
Derby Sumatera kali ini pun berakhir tanpa pemenang. Semen Padang berhasil menyelamatkan satu poin, sedangkan PSMS harus menerima hasil imbang setelah kemenangan yang sudah di depan mata buyar pada detik-detik terakhir.
"arena27"