← Kembali
Stamford Bridge Jadi Kuburan Setan Merah! Chelsea Hukum Manchester United

Stamford Bridge Jadi Kuburan Setan Merah! Chelsea Hukum Manchester United

London, Arena27 - Manchester United datang ke Stamford Bridge dengan harapan menghentikan periode buruk. Namun, harapan tersebut justru berakhir pahit. Chelsea berhasil mengamankan kemenangan 2-0 dalam lanjutan Premier League, Sabtu (31/10/2026), melalui gol Morgan Rogers dan Cole Palmer pada babak kedua.

Pertandingan berlangsung cukup ketat sejak awal. Manchester United sempat memberikan perlawanan dan menciptakan sejumlah peluang. Matheus Cunha bahkan sempat membobol gawang Chelsea melalui sundulan, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Chelsea juga mengalami nasib serupa. Gol Estevão tidak disahkan setelah ditemukan posisi offside. Kedua tim menutup babak pertama tanpa gol, tetapi ketegangan pertandingan belum mencapai puncaknya.

Rogers Membuka Luka, Martínez Memperburuk Keadaan

Selepas jeda, Chelsea mulai menemukan celah di pertahanan Manchester United. Menit ke-50 menjadi awal petaka bagi tim tamu.

Morgan Rogers menerima bola setelah Chelsea merebut penguasaan di lini tengah. Dengan pergerakan tajam, ia melewati Harry Maguire sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa tuan rumah unggul 1-0.

Gol tersebut mengubah suasana Stamford Bridge. Chelsea semakin percaya diri, sedangkan Manchester United mulai kehilangan kendali atas pertandingan.

Masalah United bertambah besar ketika Lisandro Martínez terlibat insiden dengan Wesley Fofana di kotak penalti. Setelah pemeriksaan VAR, wasit menunjuk titik putih dan memberikan kartu kuning kedua kepada Martínez.

Manchester United pun harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain. Situasi semakin sulit karena mereka sedang membutuhkan gol untuk mengejar ketertinggalan.

Cole Palmer mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor penalti. Pada menit ke-64, ia sukses menjalankan tugasnya dan menggandakan keunggulan Chelsea menjadi 2-0.

Estevão Kembali Tertahan Bendera Offside

Chelsea sebenarnya sempat membuat pendukungnya kembali bersorak melalui Estevão. Namun, gol pemain muda Brasil tersebut kembali dianulir karena offside.

Estevão beberapa kali menemukan ruang berbahaya, tetapi peluangnya tidak semuanya berbuah gol yang sah.

Manchester United masih berusaha memberikan perlawanan. Bryan Mbeumo mendapatkan kesempatan pada masa tambahan waktu, tetapi tembakannya justru membentur mistar gawang.

Peluang tersebut menjadi gambaran sulitnya malam yang harus dilewati tim tamu. Mereka masih memiliki kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol.

Hingga peluit panjang berbunyi, Chelsea mempertahankan keunggulan 2-0. Tiga poin tetap berada di Stamford Bridge.

Carrick Pulang dengan Tekanan yang Semakin Berat

Kemenangan ini membawa Chelsea mengoleksi 16 poin dan untuk sementara naik ke posisi keempat klasemen Premier League.

Sebaliknya, Manchester United semakin tertekan. Kekalahan dari Chelsea memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi sembilan pertandingan di seluruh kompetisi, dengan enam kekalahan dan tiga hasil imbang.

Michael Carrick kembali menjadi sorotan. Hasil buruk, persoalan konsistensi, serta rapuhnya pertahanan menjadi pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan.

Bagi Chelsea, kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri setelah hasil mengecewakan dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Sementara bagi Manchester United, Stamford Bridge kembali menjadi tempat yang meninggalkan banyak pertanyaan.

Malam itu, Chelsea mendapatkan tiga poin. Manchester United justru membawa pulang persoalan yang semakin sulit disembunyikan.

"arena27"

Cybernet Project - Jasa Pembuatan Website & Web App