← Kembali
Como Makin Dekat ke Elite Italia, Fàbregas Bawa Timnya ke Empat Besar

Como Makin Dekat ke Elite Italia, Fàbregas Bawa Timnya ke Empat Besar

Como, Arena27 – Como 1907 semakin menunjukkan keseriusannya dalam persaingan Serie A 2026/2027. Tim asuhan Cesc Fàbregas kembali meraih kemenangan setelah menundukkan Venezia dengan skor 1-0 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Minggu (1/11/2026).

Gol tunggal Lucas Da Cunha melalui titik penalti pada menit ke-43 memastikan tambahan tiga poin bagi tuan rumah. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan kemenangan Como menjadi empat pertandingan beruntun di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Como tampil dominan sejak awal pertandingan. Penguasaan bola menjadi senjata utama untuk mengendalikan permainan sekaligus membongkar pertahanan Venezia yang memilih bermain lebih rapat.

Peluang pertama datang melalui Da Cunha. Kapten Como tersebut melepaskan tembakan kaki kiri setelah menerima umpan di tiang jauh, tetapi kiper Venezia, Filip Stankovic, berhasil menggagalkannya.

Tuan rumah terus meningkatkan tekanan. Martin Baturina dan Anastasios Douvikas juga memperoleh kesempatan untuk membuka keunggulan, tetapi penyelesaian akhir belum menghasilkan gol.

Pertandingan sempat diwarnai keputusan penalti yang menguntungkan Venezia. Wasit awalnya menunjuk titik putih setelah bola mengenai tangan Luis Milla di dalam kotak penalti. Namun, setelah melakukan peninjauan melalui VAR, keputusan tersebut dibatalkan.

Como akhirnya mendapatkan kesempatan emas menjelang akhir babak pertama. Juan Jesus melakukan pelanggaran terhadap Douvikas di area terlarang sehingga wasit kembali menunjuk titik putih.

Lucas Da Cunha yang dipercaya menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Tembakan kaki kirinya mengecoh Stankovic dan membawa Como unggul 1-0 pada menit ke-43.

Memasuki babak kedua, Como tetap berusaha mengendalikan permainan. Venezia mulai memperbaiki organisasi pertahanan dan mencoba mencari peluang melalui serangan balik.

Filip Stankovic beberapa kali melakukan penyelamatan untuk menjaga peluang timnya. Namun, Como juga tidak memberikan banyak ruang bagi Venezia untuk mengembangkan serangan.

Kesempatan terbaik tim tamu datang pada masa tambahan waktu melalui Toma Basic. Tembakan kerasnya berhasil diamankan Jean Butez sehingga keunggulan Como tetap terjaga hingga pertandingan berakhir.

Empat Kemenangan, Sinyal Keseriusan Como

Kemenangan atas Venezia semakin memperkuat posisi Como sebagai salah satu kejutan musim ini.

Sebelumnya, mereka berhasil mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-0 dan Torino 3-1. Rangkaian hasil positif tersebut memperlihatkan konsistensi permainan yang mulai terbentuk di bawah arahan Fàbregas.

Menariknya, Como juga mencatat kemenangan 4-1 atas Manchester United dalam pertandingan Liga Champions pada 21 Oktober. Hasil tersebut menambah perhatian terhadap perkembangan klub yang dalam beberapa musim terakhir mulai membangun ambisi lebih besar.

Tambahan tiga poin dari pertandingan melawan Venezia membuat Como mengoleksi 23 poin dari 10 pertandingan dan menempati posisi keempat klasemen sementara Serie A. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Lazio yang berada di puncak.

Proyek Fàbregas Mulai Menunjukkan Hasil

Perkembangan Como tidak bisa dilepaskan dari pendekatan permainan yang dibangun Cesc Fàbregas.

Mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea tersebut berusaha membentuk tim yang mengutamakan penguasaan bola, pergerakan antarlini, serta keberanian membangun serangan dari belakang.

Nama-nama seperti Nico Paz, Martin Baturina, Lucas Da Cunha, dan Anastasios Douvikas memberikan variasi dalam permainan menyerang Como.

Namun, perjalanan mereka masih panjang. Persaingan Serie A menuntut konsistensi, terutama ketika harus berhadapan dengan klub-klub berpengalaman yang memiliki kedalaman skuad lebih kuat.

Ujian berikutnya sudah menanti. Como dijadwalkan menghadapi Lens di Liga Champions sebelum bertandang ke markas Inter Milan dalam lanjutan Serie A.

Dua pertandingan tersebut bisa menjadi ukuran sejauh mana Como mampu mempertahankan momentum ketika menghadapi tekanan yang lebih besar.

Bagi Fàbregas, membawa Como menembus empat besar merupakan pencapaian penting. Namun, tantangan sesungguhnya adalah membuktikan bahwa posisi tersebut bukan sekadar kejutan sementara, melainkan awal dari lahirnya kekuatan baru dalam sepak bola Italia.

"arena27"

Cybernet Project - Jasa Pembuatan Website & Web App