← Kembali
Knicks Terpuruk! Magic Bangkit, Franz Wagner Mengamuk di Kuarter Keempat

Knicks Terpuruk! Magic Bangkit, Franz Wagner Mengamuk di Kuarter Keempat

New York, Arena27 - Orlando Magic membuat kejutan dengan menumbangkan juara bertahan NBA, New York Knicks, dengan skor 111-102 di Madison Square Garden, Minggu (25/10/2026) malam waktu Amerika Serikat.

Kemenangan ini terasa istimewa karena Magic sempat tertinggal 10 poin pada kuarter keempat. Namun, penampilan luar biasa Franz Wagner mengubah jalannya pertandingan sekaligus membuat Knicks semakin terpuruk dengan catatan tiga kekalahan beruntun pada awal musim NBA 2026/2027.

Wagner mencetak 21 dari total 23 poinnya pada kuarter keempat. Ia juga membukukan 13 rebound dan sembilan assist, hanya kurang satu assist untuk mencatatkan triple-double.

Berdasarkan laporan NBA.com dan Reuters, Orlando mengamuk pada kuarter penentuan dengan mencetak 40 poin, sedangkan New York hanya mampu membalas 27 poin.

Franz Wagner Mengubah Jalannya Pertandingan

Pertandingan sebenarnya dimulai dengan buruk bagi Orlando. Knicks langsung melesat dan membangun keunggulan 12-0, membuat Magic kesulitan menemukan ritme permainan.

New York terus memberikan tekanan dan sempat memimpin 86-76 ketika pertandingan menyisakan 9 menit 20 detik pada kuarter keempat. Knicks tampak berada di jalur yang tepat untuk mengamankan kemenangan perdana mereka musim ini.

Namun, Wagner menolak menyerah.

Forward asal Jerman tersebut mulai menemukan celah di pertahanan Knicks. Sembilan poinnya membantu Orlando menciptakan laju 11-0 dan berbalik unggul 87-86 dengan sisa waktu 7 menit 25 detik.

Setelah itu, pertandingan semakin panas. Kedua tim saling mengejar angka hingga kedudukan kembali imbang 91-91.

Momentum kemudian berpihak kepada Orlando. Desmond Bane melesakkan tembakan tiga angka penting yang membuka rangkaian serangan produktif Magic. Wagner melanjutkan tekanan dengan penyelesaian di dekat ring, membantu tim tamu menjaga jarak hingga pertandingan berakhir.

Desmond Bane dan Anthony Black Ikut Bersinar

Orlando tidak hanya bergantung pada Wagner. Desmond Bane tampil efektif dengan menyumbangkan 22 poin, termasuk tembakan tiga angka yang membantu Magic mengambil kendali pada menit-menit krusial.

Tristan da Silva menambahkan 19 poin, sementara Anthony Black mencetak 18 poin dan lima assist dalam penampilan perdananya musim ini setelah absen pada dua pertandingan awal akibat cedera pergelangan kaki.

Black juga memasukkan lima tembakan tiga angka dari tujuh percobaan. Secara keseluruhan, Magic mencatatkan 18 tembakan tiga angka masuk dari 42 percobaan, atau sekitar 43 persen.

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Orlando di bawah pelatih kepala Sean Sweeney pada musim reguler NBA 2026/2027.

Meski berhasil menang, Magic juga menerima kabar kurang menyenangkan. Jalen Suggs mengalami dugaan cedera lutut kanan setelah melakukan layup pada kuarter keempat dan harus mendapatkan perhatian medis. Orlando sebelumnya sudah kehilangan Paolo Banchero yang mengalami cedera pergelangan kaki.

Knicks Kehilangan Momentum di Kandang Sendiri

Di kubu New York, Jalen Brunson menjadi pencetak angka terbanyak dengan 28 poin. Karl-Anthony Towns membukukan 22 poin dan 14 rebound, sedangkan OG Anunoby turut menyumbangkan 22 poin.

Namun, keunggulan tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Knicks. Mereka kehilangan kendali pada kuarter keempat dan melakukan delapan dari total 14 turnover sepanjang pertandingan pada periode penentuan itu.

Kekalahan ini membuat Knicks mengawali musim dengan rekor 0-3. Situasi tersebut menjadi sorotan karena mereka berstatus sebagai juara bertahan NBA.

Menurut laporan NBA.com, Knicks menjadi tim juara bertahan pertama sejak Dallas Mavericks pada musim 2011/2012 yang membuka musim berikutnya dengan tiga kekalahan beruntun.

Awal musim yang sulit ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi New York. Mereka harus segera memperbaiki konsistensi permainan, terutama ketika menghadapi tekanan lawan pada kuarter terakhir.

Magic Bangkit, Knicks Harus Segera Berbenah

Kemenangan 111-102 memberikan dorongan penting bagi Orlando yang sebelumnya menelan dua kekalahan dalam dua pertandingan pembuka. Magic kini memiliki rekor 1-2 dan akan berusaha melanjutkan momentum ketika menghadapi Toronto Raptors.

Sementara itu, Knicks harus segera menemukan jawaban atas masalah yang muncul pada awal musim. Mereka dijadwalkan menjamu Detroit Pistons pada Selasa (27/10/2026) waktu Amerika Serikat.

Perjalanan musim masih panjang, tetapi hasil ini menjadi peringatan bagi New York bahwa status juara bertahan tidak menjamin kemenangan.

Franz Wagner menjadi pembeda, Orlando Magic mencuri kemenangan di Madison Square Garden, dan New York Knicks kini harus mencari jalan keluar setelah terperosok ke rekor 0-3.

"arena27"