
Sepakbola - Liga IndonesiaDramatis! Madura United Gagal Menang, Bhayangkara Samakan Skor 3-3
📅 17 Oktober 2026 · Arena27
Pamekasan, Arena27 - Madura United harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 3-3 pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (16/10/2026) malam.
Pertandingan berlangsung dramatis dengan enam gol, aksi saling berbalas serangan, serta kartu merah untuk pemain Bhayangkara. Madura United bahkan sempat berbalik unggul pada menit-menit akhir, tetapi gol Sani Rizki Fauzi menggagalkan kemenangan tuan rumah.
Jalannya Pertandingan
Bhayangkara lebih dahulu mengancam melalui serangan balik pada menit kedelapan. Moussa Sidibe memperoleh kesempatan setelah menerima umpan terobosan Allano Lima, tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Madura United membalas pada menit ke-16 melalui pergerakan Gali Freitas dari sisi kanan. Umpannya ke tengah kotak penalti mengenai tangan pemain bertahan Bhayangkara, Kevin Sibille. Wasit kemudian melakukan pemeriksaan VAR, tetapi tidak memberikan hadiah penalti.
Bhayangkara akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-26. Jefferson Brenes memanfaatkan kesalahan kontrol Hugo Gomes sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Angga Saputro. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Madura United berusaha merespons, tetapi hingga babak pertama berakhir, Bhayangkara mampu mempertahankan keunggulan. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 1-0.
Babak Kedua: Madura Bangkit, Bhayangkara Kehilangan Pemain
Memasuki babak kedua, Madura United meningkatkan intensitas serangan. Usaha tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-52 ketika Juan Danilo Santacruz menyambut umpan lambung Hugo Gomes dan mengarahkan bola ke sudut gawang Awan Setho. Skor menjadi 1-1.
Pertandingan kemudian memasuki fase panas. Wasit kembali meninjau insiden yang melibatkan Jefferson Brenes dan Hugo Gomes melalui VAR. Setelah pemeriksaan, Brenes diganjar kartu merah langsung pada menit ke-60 sehingga Bhayangkara harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Kehilangan satu pemain ternyata tidak membuat Bhayangkara kehilangan keberanian. Pada menit ke-71, Moussa Sidibe mengirimkan umpan yang diselesaikan Matías Ocampo melalui tembakan jarak jauh. Gol tersebut membawa Bhayangkara kembali unggul 2-1.
Madura United kembali menekan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Berawal dari umpan lambung Taufik Hidayat, Lulinha melakukan tendangan salto yang mengarahkan bola ke area berbahaya. Balotelli berada di posisi tepat untuk menyambar bola dan mencetak gol. Skor berubah menjadi 2-2.
Tuan rumah terus mengejar kemenangan. Ketika pertandingan memasuki menit ke-90, Santacruz kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan setelah menerima umpan silang Lulinha dari sisi kiri. Madura United berbalik unggul 3-2 dan suporter tuan rumah sempat berharap tiga poin sudah berada dalam genggaman.
Namun, drama belum berakhir. Pada menit ke-90+2, Sani Rizki Fauzi melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang gagal dihentikan Angga Saputro. Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-3 sekaligus membungkam harapan kemenangan Madura United.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang tetap bertahan. Bhayangkara berhasil membawa pulang satu poin meski harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua.
Enam Gol, Satu Kartu Merah, dan Drama hingga Akhir
Hasil imbang ini menjadi gambaran ketatnya pertandingan di Pamekasan. Madura United mencatatkan penguasaan bola 53 persen dan melepaskan 17 tembakan, sedangkan Bhayangkara membukukan 14 tembakan.
Madura United sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk mengamankan kemenangan setelah membalikkan keadaan menjadi 3-2. Namun, kelengahan pada masa tambahan waktu membuat mereka harus puas dengan satu poin.
Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC, hasil ini menunjukkan daya juang tim yang mampu bertahan dan mencetak gol penyeimbang meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.
Pertandingan yang berakhir 3-3 tersebut menjadi salah satu duel paling dramatis pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027, dengan kedua tim sama-sama membawa pulang satu poin dari Pamekasan.
"arena27"