← Kembali
Como Menggila! Setelah Hancurkan MU, Sassuolo Jadi Korban Berikutnya

Como Menggila! Setelah Hancurkan MU, Sassuolo Jadi Korban Berikutnya

Como, Arena27 – Como 1907 semakin panas! Setelah mempermalukan Manchester United dengan kemenangan telak 4-1 di Liga Champions, pasukan Cesc Fàbregas kembali menunjukkan ketajamannya dengan menaklukkan Sassuolo 2-0 pada pekan kedelapan Serie A Italia 2026/2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (24/10/2026).

Kemenangan ini terasa istimewa karena Como mampu menjaga momentum positif meski melakukan rotasi pemain. Sosok Tasos Douvikas menjadi bintang utama setelah mencetak dua gol pada babak kedua.

Dikutip dari laporan Football Italia, Como sempat mengalami kesulitan membongkar pertahanan Sassuolo pada babak pertama. Bahkan, tim tamu sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena posisi offside.

Namun, perubahan yang dilakukan Fàbregas saat jeda pertandingan terbukti menjadi kunci kebangkitan Como.

Douvikas Mengamuk pada Babak Kedua

Como langsung meningkatkan intensitas serangan setelah turun minum. Hasilnya terlihat pada menit ke-49 ketika Douvikas memecah kebuntuan.

Gol tersebut berawal dari perebutan bola yang dimenangkan Maxence Caqueret di lini tengah. Ia kemudian mengirimkan bola kepada Kaiki, yang meneruskannya ke area berbahaya sebelum Douvikas menyelesaikan peluang dengan tembakan akurat.

Belum sempat Sassuolo menemukan jawaban, Como kembali menghukum pertahanan lawan.

Pada menit ke-60, Kaiki kembali berperan penting dengan mengirimkan umpan tarik dari sisi kiri. Douvikas menyambut bola tersebut dan mencetak gol keduanya untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Dua gol tersebut memastikan Como mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Sassuolo berusaha membalas, tetapi tidak mampu menembus pertahanan tuan rumah hingga pertandingan berakhir.

Fàbregas Buktikan Kedalaman Skuad Como

Salah satu hal menarik dari kemenangan ini adalah kemampuan Como tetap tampil efektif meski melakukan rotasi setelah pertandingan besar di Eropa.

Fàbregas memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain, termasuk Samuele Ricci yang mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter di Serie A. Sementara itu, Nico Paz tidak masuk susunan pemain utama pada pertandingan ini.

Keputusan melakukan perubahan saat turun minum juga memperlihatkan keberanian Fàbregas dalam membaca jalannya pertandingan. Como tampil lebih tajam setelah jeda dan mampu mengubah dominasi permainan menjadi dua gol penentu.

Kemenangan ini memperkuat kesan bahwa Como bukan sekadar tim yang mampu menciptakan kejutan. Mereka mulai menunjukkan konsistensi dalam menghadapi lawan di kompetisi domestik maupun Eropa.

Sassuolo Tak Berkutik, Jay Idzes Absen

Di kubu lawan, Sassuolo menghadapi pertandingan ini tanpa bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang masih mengalami masalah pada paha.

Absennya Idzes menjadi salah satu tantangan bagi Alberto Aquilani dalam menyusun pertahanan untuk menghadapi lini serang Como yang sedang percaya diri.

Sassuolo sebenarnya sempat memberikan perlawanan pada babak pertama, tetapi mereka gagal mempertahankan organisasi pertahanan setelah turun minum. Dua gol Douvikas membuat upaya tim tamu untuk mencuri poin di Sinigaglia berakhir sia-sia.

Como Kirim Pesan kepada Para Rival

Kemenangan atas Sassuolo melanjutkan pekan impresif bagi Como. Sebelumnya, mereka membungkam Manchester United 4-1 di Liga Champions dan mengalahkan Fiorentina 3-1 dalam lanjutan Serie A.

Kini, perhatian tertuju kepada bagaimana Fàbregas menjaga konsistensi timnya di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Bagi Como, kemenangan demi kemenangan bukan hanya menambah poin, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri untuk bersaing dengan klub-klub besar Italia.

Manchester United sudah merasakan ketajaman Como di panggung Eropa. Kini Sassuolo ikut menjadi korban. Bersama Fàbregas, Como semakin berani bermimpi besar!

"arena27"